Paul Pogba Dapat Bermain Asosiatif Dalam Kelompok Dan Tingkatan Tim

Pergerakannya di dalam tim Juventus saat ini adalah sebagai pemain lini kiri nomor 8 yang posisinya lebih dekat ke kotak, hampir sama seperti striker atau pemain sayap lainnya. Ketika dia pindah ke area tinggi dimana striker biasanya bermain, dia menggunakan perisai bola dan kreativitasnya yang bagus dalam kombinasi untuk membantu tim menembus pertahanan.

Dengan hal kepemilikan bola, dia dengan cerdas memposisikan dirinya dalam kaitannya dengan lawan dan rekan setimnya. Biasanya pemain akan bergerak ke arah bola ketika mereka diminta untuk itu, tapi Pogba akan bergerak melebar atau menjauh dari bola karena ia mengerti bahwa jika ia jauh dari Bandar Judi Bola dia bisa menjaga hubungan dengan pemain untuk mengoper bola kepadanya sehingga ia bisa menemukan ruang yang lebih besar untuk menembus pertahanan.

Biasanya ia akan memposisikan dirinya di sekitar setengah lapangan, lalu saat bola bergerak melintasi lapangan, maka gikiran dia yang bergerak lebih jauh ke setengah lapangan untuk memberikan pilihan bagus untuk pertukaran posisi yang cepat. Aka nada waktu yang cukup lama sehingga ia bisa menerima bola di tempat dimana ada lebih banyak waktu dan dia bisa membuat keputusan yang lebih baik.

Bermain di setengah lapangan tentu saja akan berefek terbukanya beberapa ruang kosong, jadi jika dia bermain di area seperti itu pasti menguntungkan bagi Juventus. Dia biasanya berusaha untuk memotong bagian dalam dari area yang lebih dalam di setengah lapangan dan bergerak menuju tujuan secara diagonal sebagai playmaker. Saat terbaiknya datang saat berada di daerah yang lebih dalam dan memiliki kemampuan untuk menggunakan perisai dan dribblingnya untuk menjaga bola dan bisa membuat keputusan kreatif untuk tim saat memulai fase menyerang, bukannya diposisikan tinggi dan berada dalam formasi lawan.

Ketika berada di daerah yang lebih dalam, dia bisa memainkan umpan vertikal awal ke dalam kombinasi penetrasi, dan dia biasanya memiliki keputusan bagus dalam hal ini. Ketika dia diposisikan dalam formasi lawan dia biasanya mengikat pemain bertahan sehingga terbuka ruang, dia biasanya berada di lini tengah sehingga Tevez bisa turun lebih dalam dan mencetak gol, atau sehingga Pirlo atau Vidal memiliki area yang lebih luas untuk bergerak dengan bebas.

Permainan dan pemahamannya sangat bagus. Pogba terlihat ingin memecahkan situasi menggunakan kombinasi rekan setimmnya daripada menggiring bola sendiri. Jika dia dimainkan dalam peran di mana dia harus berada di posisi tinggi di dekat striker, dia kemungkinan akan menerima bola dengan umpan ke gawang dan memantulkannya ke pemain lain saat umpan lay-off.

Dia menggunakan backheel dan umpan dari luar kotak sangat sering dalam kombinasi dan umpan lay-off nya. Dia biasanya mengambil peran suportif dalam permainan kombinasi dan berusaha menyeimbangkan gerakan rekan tim dan memungkinkan mereka menembus pertahanan sementara dia biasanya yang memainkan umpan yang mengarah ke penetrasi. Pemahamannya tentang kemana harus menempatkan jalan lay-offnya menjadi sangat baik, demikian juga waktunya.

Jika Pogba bisa memiliki peran di mana ia bermain lebih dalam, ia bisa mengendalikan tempo saat ia berfokus untuk mempertahankan kepemilikan bola dan kemudian melakukan umpan penetrasi awal sebelum beralih ke sudut yang mendukung sehingga ia dapat memainkan rekan setimnya melalui pertahanan. Kemampuannya untuk memainkan berbagai umpan dengan jarak jauh, ketahanan tekanan, tubuh yang atletis dan pengambilan keputusannya berarti dia akan sangat cocok dalam peran seperti itu daripada peran di mana dia berada di posisi yang tinggi dan berada dalam formasi lawan.

Daya tahannya memungkinkan dia untuk memainkan peran yang mencakup banyak area juga. Dia biasanya membuat sisi jauh konstan berjalan di belakang pertahanan untuk rekan setimnya, dan dengan kemampuan berlari seperti itu, dia dapat dengan mudah memiliki peran yang sangat dalam dalam kepemilikan tim baik dalam membangun permainann dan berkreasi.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Paul Pogba adalah pemain muda berbakat yang memiliki beberapa kelemahan kecil seperti keputusannya untuk menembak dan perlawanannya yang menekan saat dikelilingi oleh beberapa pemain (yang hampir bukan merupakan kelemahan). Ciri-cirinya nampaknya cocok untuk peran sebagai gelandang sentral yang lebih dalam daripada titik fokus serangan.

Ironisnya, saat menulis ini untuk Grup14, sebuah situs yang didedikasikan untuk FC Barcelona, ​​saya tidak dapat tidak berpikir bahwa Pogba akan sangat sesuai bagi tim saat ini dalam peran gelandang tengah di mana Iniesta bermain. Dia akan menyeimbangkan peran Alba dan Neymar saat bisa mengendalikan kepemilikan dan membuat keputusan di daerah yang lebih dalam sebelum pindah ke serangan tersebut. Jalannya yang jauh akan menarik seiring dengan permainan diagonal Messi dari sayap kanan.

Mungkinkah dia akan bergabung dengan Barcelona? Siapa tahu. Meski kemungkinan itu menggairahkan dan FC Barcelona mungkin adalah tim yang akan cocok dengannya dan seluruh pemain dalam skuad terbaik. Saat ini ada banyak rumor transfer seputar pemenang 2013 Golden Boy, dan dia baru saja bermain di final Liga Champions pertamanya pada usia 22. Ke mana pun dia pergi dan apapun yang dia lakukan, dia pasti memiliki masa depan yang cerah!

Leave a Reply